Analisis Desain Sistem Distribusi Listrik Gedung Untuk Optimalisasi Biaya Operational Pada Stadion Patriot Candrabhaga Berbasis Bangunan Gedung Hijau

BANGUNAN GEDUNG HIJAU

Authors

  • HERI SUCIPTO INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL
  • Abdullah Multi 3Program Studi S2 Teknik Elektro, Fakultas Sains Terapan dan Teknologi ISTN, Jakarta
  • Agus Sofwan Program Studi S2 Teknik Elektro, Fakultas Sains Terapan dan Teknologi ISTN, Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.37277/stch.v35i4.2452

Abstract

Saat ini gedung - gedung yang dibangun pemerintah diwajibkan untuk menerapkan konsep Bangunan Gedung Hijau (BGH). Selain untuk mengikuti regulasi, penerapan BGH juga memiliki beberapa keuntungan, diantaranya : Gedung yang ramah terhadap lingkungan dan memiliki biaya operational yang efisien.Pada penelitian ini metode yang di lakukan adalah penulis mengambil data dari laporan survey pada 3 stadion yaitu Stadion Patriot Candrabaga – kota Bekasi, Stadion Wibawa mukti – kabupaten Bekasi, dan Stadion Harapan Bangsa – Banda Aceh. Namun data yang ditampilkan pada penelitian ini hanya data survey Stadion Patriot Candrabhaga yang berlokasi di kota Bekasi – Jawa Barat, karena secara kapasitas penonton dan sistem elektrikalnya hampir sama. Selanjutnya dilakukan desain ulang sistem elektrikal dengan menerapkan konsep BGH serta peraturan dan standar yang berlaku di indonesia. Setelah dilakukan proses kontruksi berdasarkan desain sistem elektrikal dengan konsep BGH, penulis melakukan pengecekan pemakaian energy listrik untuk mengetahui konsumsi listrik setelah renovasi. Dari hasil pengamatan penulis, pemakaian energy sebelum dan sesudah penerapan konsep BGH mengalami penurunan yang cukup signifikan.               Pemakaian energi listrik sebelum perbaikan  adalah Daya Aktif : 13.227,36 kWh dan Daya Reaktif :10.251,15 kVARh. Sedangkan pemakaian energi listrik setelah perbaikan adalah Daya Aktif : 5.926,85 kWh dan Daya Reaktif tidak dihitung karena nilai cos phi 0,93 diatas batas minimal penalty PLN 0,85. Terdapat penghematan pemakaian daya listrik sebesar 7.300,51 kWh dalam 1 bulan atau hemat 55 % untuk pembayaran kWh dan hemat 100 % untuk pembayaran kVARh. Hal ini menunjukkan konsep BGH terbukti dapat mengurangi konsumsi energi listrik pada suatu Gedung, yang selanjutnya akan ikut sumbangsih mengurangi beban pembangkit konvensional yang tidak ramah lingkungan. 

Kata kunci: BGH, Standar, Hemat Energi, Efisiensi Biaya, Ramah Lingkungan

Published

2025-12-22

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>