Analisis Kerugian Turbin Unit 4 PLTA Tes Akibat Disposisi Guide Vane

Authors

  • Teddy Ardiansyah Institut Sains dan Teknologi Nasional
  • Yudha Muhammad Ganta Wira Institut Sains dan Teknologi Nasional

DOI:

https://doi.org/10.37277/stch.v36i2.2519

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh disposisi guide vane pada Turbin Francis di PLTA Tes, Kabupaten Lebong, Bengkulu. Disposisi guide vane berpotensi menurunkan efisiensi turbin, meningkatkan getaran, serta memicu kerugian finansial akibat hilangnya produksi energi listrik. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, serta analisis data operasi dan pemeliharaan. Kehilangan energi dihitung dengan membandingkan performa turbin pada kondisi aktual dan saat terjadi disposisi. Hasil menunjukkan bahwa pada kondisi aktual, turbin Unit 4 menghasilkan daya rata-rata 3.820 kW dengan efisiensi sebesar 72%. Saat terjadi disposisi, unit harus dihentikan untuk perawatan. Sepanjang periode pengamatan, disposisi tercatat 12 kali dengan durasi penanganan rata-rata 30 menit per kejadian, sehingga menyebabkan kehilangan energi dan potensi pendapatan sebesar Rp 17,84 juta. Faktor pemicu utama meliputi masuknya material asing akibat kerusakan trash rack, gangguan pada mesin racking, serta terjadinya getaran. Penelitian ini menegaskan bahwa disposisi guide vane tidak hanya menurunkan keandalan turbin, tetapi juga meningkatkan risiko kerusakan komponen dan kerugian ekonomi. Upaya preventif terhadap sistem proteksi serta peningkatan keandalan mekanisme penggerak guide vane penting untuk meminimalkan gangguan operasi pembangkit.

 

Kata kunci: Disposisi, Guide vane, PLTA Tes, Kerugian, Turbin Francis.

Published

2025-06-30