Permasalahan Keterlambatan Proyek Dalam Sudut Pandang Statistika
Evaluasi Kontrak Kritis (SCM) Terhadap Schedule Penyelesaian Pelaksanaan Pembangunan Gedung Bertingkat (12 Lantai dan 2 Basement) dalam Sudut Pandang Manajemen Konstruksi (Studi Kasus Proyek Pembangunan Gedung Jampidsus Jakarta)
DOI:
https://doi.org/10.37277/stch.v36i1.2535Abstract
Keterlambatan proyek merupakan permasalahan umum dalam pelaksanaan proyek konstruksi maupun non-konstruksi yang berdampak pada peningkatan biaya, penurunan kualitas, dan ketidakpuasan pemangku kepentingan. Dari sudut pandang statistika, keterlambatan proyek dapat dianalisis sebagai fenomena yang dipengaruhi oleh berbagai variabel acak, baik internal maupun eksternal, seperti kompetensi personil baik itu kontraktor, perencana maupun MK, ketersediaan sumber daya, cuaca, kesiapan dana untuk pelaksanaan serta kinerja tenaga kerja.
Pendekatan statistika memungkinkan identifikasi pola, pengukuran tingkat risiko, dan penentuan faktor dominan penyebab keterlambatan melalui analisis deskriptif, inferensial, dan pemodelan probabilistik. Data primer didapatkan dari hasil kuisioner para professional yang telah bekecimpung di dunia konstruksi minimal 10 (sepuluh) tahun dan data tersebut dianaisis menggunaan software SPSS.
Analisis dalam penelitian ini dapat memberikan gambaran kuantitatif faktor apa saja yang paling dominan terhadap terhadap penyebab keterlambatan proyek sehingga dapat membantu mengukur penyebab keterlambatan proyek dan dapat berperan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam mitigasi resiko pada proyek kontruksi.
Kata kunci: keterlambatan proyek, statistik, keterlambatan schedule





