Analisis Penyebab Keterlambatan Proyek Konstruksi Puskesmas Matraman Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process
Analisis Penyebab Keterlambatan Proyek Konstruksi Puskesmas Matraman Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process
DOI:
https://doi.org/10.37277/stch.v36i1.2580Abstract
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, memetakan, dan Analisis risiko penyebab keterlambatan proyek konstruksi Puskesmas Matraman. Metode yang digunakan menggabungkan Fault Tree Analysis untuk menelusuri akar penyebab secara deduktif dan Analytical Hierarchy Process untuk menentukan bobot prioritas risiko berdasarkan penilaian ahli. Data dikumpulkan dari dokumen proyek, wawancara, dan kuesioner perbandingan berpasangan. Hasil FTA menunjukkan jalur kegagalan kritis pada tahap persiapan yang meliputi keterlambatan mobilisasi alat berat, material tidak sesuai spesifikasi, gangguan logistik, dan kesalahan pengukuran lahan. Pada pekerjaan beton struktural, jalur kritis muncul dari keterlambatan pasokan beton, gangguan peralatan pengecoran, dan kesalahan pengukuran. Hasil AHP menegaskan bahwa keterlambatan pasokan material dan kesalahan teknis lapangan memegang bobot kepentingan tertinggi terhadap risiko keterlambatan proyek. Integrasi AHP dan FTA menghasilkan rekomendasi mitigasi yang fokus pada pengendalian pasokan material, penguatan koordinasi teknis, penerapan quality gate, dan penggunaan look-ahead schedule, tiga Besar identifikasi risiko yang paling memengaruhi keterlambatan proyek konstruksi Puskesmas Matraman adalah keterlambatan kedatangan matrial 0,26%, koordinasi subkntrakror 0.15% dan kesalahan desain dan perubahan gambar 0,09%Temuan ini menyediakan dasar praktis untuk perbaikan manajemen risiko pada proyek konstruksi publik sejenis.
Kata Kunci: Manajemen Risiko, Analytical Hierarchy Process, Proyek Konstruksi, Puskesmas.





