Evaluasi Kepatuhan Pemindaian Obat Pada Barcode Medication Administration Di Instalasi Farmasi Rawat Inap Rumah Sakit X Cikarang Tahun 2026

Authors

  • Alfita Ardelia Putri STIKes Mitra Keluarga
  • Alfita Ardelia Prodi S1 Farmasi, STIKes Mitra Keluarga

DOI:

https://doi.org/10.37277/stch.v36i2.2639

Abstract

Penerapan Barcode Medication Administration (BCMA) di rumah sakit menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan keselamatan pasien melalui pengendalian distribusi obat berbasis barcode. Sistem ini digunakan di Instalasi Farmasi Rawat Inap untuk membantu proses identifikasi obat sebelum di distribusikan ke ruang perawatan. Evaluasi terhadap kepatuhan pemindaian obat perlu dilakukan karena ketepatan pelaksanaan BCMA berpengaruh terhadap akurasi pemberian obat dan kesesuaian data pada sistem. Penelitian ini bertujuan mengetahui kepatuhan pemindaian obat pada sistem BCMA di Instalasi Farmasi Rawat Inap Rumah Sakit X Cikarang Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode observasional dengan rancangan deskriptif prospektif.  Pengambilan sampel dilakukan secara consecutive sampling dengan total 108 aktivitas pemindaian obat yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas pemindaian lebih banyak ditemukan pada pasien lama sebesar 57% dan obat baru sebesar 81%. Data pada sistem BCMA memperlihatkan seluruh barcode terbaca 100%, namun hasil observasi langsung menunjukkan tingkat pelaksanaan pemindaian hanya 48%. Kepatuhan pemindaian antar bangsal juga bervariasi dengan rentang 30-60%. Ketidakpatuhan yang ditemukan selama observasi dipengaruhi oleh tingginya volume distribusi obat. Temuan ini menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara data yang tercatat pada sistem dengan praktik pemindaian yang berlangsung dilapangan.

Published

2026-06-30