Analisis Kandungan Logam Hg, Fe, dan Mg Pada Proses Pengolahan Nikel Dengan Spektrometer Serapan Atom

Authors

  • Musfirah Fajrah Program Studi S1 Fisika Fakultas Sains Terapan dan Teknolog ISTN, Jakarta
  • Mohammad Fadhli Abdillah Program Studi S1 Teknik Elektro, Fakultas Sains Terapan dan Teknologi ISTN, Jakarta
  • Ilda Shintya Putri Program Studi S1 Fisika, Fakultas Sains Terapan dan Teknologi ISTN, Jakarta
  • Achmad Zulkarnaen Program Studi S2 Fisika Fakultas Sains Terapan dan Teknologi ISTN, Jakarta
  • Amelia Putri Permata Qibthiya Program Studi S1 Fisika Fakultas Sains Terapan dan Teknologi ISTN, Jakarta
  • Muhammad Rizky Abdul Rajib Program Studi S2 Fisika, Fakultas Sains Terapan dan Teknologi ISTN, Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.37277/stch.v36i3.2678

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kandungan logam merkuri (Hg), besi (Fe), dan magnesium (Mg) pada 4 tahap proses pengolahan nikel laterit menggunakan Spektrometer Serapan Atom (SSA). Sampel yang diuji meliputi: nikel mentah, nikel setelah penghancuran, abu terbang, dan ampas nikel. Hasil analisis menunjukkan kadar rata-rata Hg tertinggi terdapat pada nikel mentah sebesar 2.190 mg/kg dan terendah pada ampas nikel sebesar 0.550 mg/kg. Hg tidak terdeteksi pada abu terbang yang diduga akibat penguapan pada suhu tinggi. Kadar Fe mengalami penurunan dari 101.819 mg/L pada nikel mentah menjadi 37.811 mg/L pada ampas. Sebaliknya, kadar Mg tertinggi ditemukan pada abu terbang sebesar 19.357 mg/L. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa proses penghancuran mampu menurunkan kadar Hg hingga 67.2%, namun ampas pengolahan masih mengandung Hg di atas baku mutu PP No. 22 Tahun 2021 yaitu 0.2 mg/kg sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan.

 

Kata kunci: Merkuri, Nikel, Fe, Mg, SSA, Pencemaran, Fisika Material

Downloads

Published

2026-09-02