Optimasi Konsumsi Energi Pada Sistem Aerasi Tambak Udang Berbasis Kontrol Automatic Variable Speed
DOI:
https://doi.org/10.37277/s.v27i2.2621Keywords:
Sistem Aerasi, Tambak Udang, Dissolved Oxygen, Variable Speed Drive.Abstract
Budidaya udang, khususnya udang vaname di tambak, sangat bergantung pada sistem aerasi untuk menjaga kadar oksigen terlarut (DO) pada level optimal sekitar 4-6 mg/L guna mendukung pertumbuhan dan mengurangi mortalitas. Sistem aerasi konvensional yang menggunakan aerator berkecepatan tetap (fixed speed) sering kali boros energi karena beroperasi secara terus-menerus tanpa menyesuaikan kebutuhan aktual DO, menyebabkan konsumsi daya tinggi hingga ribuan kWh per siklus budidaya. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan konsumsi energi melalui pengembangan sistem aerasi berbasis kontrol automatic variable speed menggunakan Variable Speed Drive (VSD), yang menyesuaikan kecepatan aerator secara real-time berdasarkan data sensor DO.Perbandingan utama antara sistem konvensional dan VSD menunjukkan perbedaan signifikan dalam efisiensi energi. Pada sistem konvensional, aerator bekerja pada daya penuh (misalnya 1-2 HP) meskipun DO sudah mencapai ambang batas, menghasilkan konsumsi energi rata-rata 70-90% lebih tinggi daripada kebutuhan minimum. Sebaliknya, sistem VSD dengan mikrokontroler seperti Arduino atau PLC mampu menurunkan kecepatan aerator hingga 30-50% saat DO stabil, sehingga penghematan energi mencapai 40-65% dalam pengujian lapangan, dengan konsumsi daya turun dari 1,5 kW menjadi 0,5-0,8 kW pada kondisi normal.





