Peningkatan Efisiensi Pengolahan Limbah Cair di Industri Manufaktur Mainan Kabupaten Jombang: Studi Evaluasi Efektivitas IPAL dan Strategi Optimalisasi Berbasis Parameter Lingkungan
DOI:
https://doi.org/10.37277/stch.v35i4.2539Abstract
Pengoperasian IPAL pada industri mainan berfungsi untuk melakukan pengolahan air limbah dengan output air dimanfaatkan kembali untuk penyiraman dan hidran. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas setiap unit operasi IPAL (Ekualisasi, Biofilter Aerobik, Clarifier, Filtrasi, Ozonisasi) dalam menurunkan polutan dan memastikan kepatuhan terhadap baku mutu air limbah domestik untuk penyiraman sesuai dengan Permen LH No. 11 Tahun 2025. Hasil evaluasi menunjukkan IPAL beroperasi efektif. Unit Biofilter Aerobik (media sarang tawon) mampu menurunkan BOD dan COD dengan efisiensi puncak 76% dan 77%. Unit Ozonisasi juga efektif menurunkan Fecal Coliform dari 430 MPN/100mL menjadi 130 MPN/100mL. Seluruh parameter outlet (BOD, COD, TSS, Fecal Coliform) telah memenuhi baku mutu Permen LH No. 11 Tahun 2025. Meskipun telah memenuhi baku mutu, beberapa optimalisasi diperlukan untuk meningkatkan efektivitas IPAL diantaranya, penambahan bar screen di Ekualisasi untuk mengurangi sampah padat, penambahan media pasir silika pada unit Filtrasi untuk meningkatkan efisiensi penyisihan TDS, dan penyesuaian reaktor ozone dan penambahan gas destruct unit diperlukan untuk meningkatkan potensi keselamatan kerja.
Kata kunci: Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Ekualisasi, Biofilter Aerobik, Clarifier, Filtrasi, Ozonisasi





