Perbandingan Kinerja MongoDB dan MySQL pada Aplikasi dengan Beban Data Besar
DOI:
https://doi.org/10.37277/stch.v35i4.2543Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja dua sistem basis data populer, yaitu MySQL sebagai database relasional dan MongoDB sebagai database NoSQL berbasis dokumen, ketika diberikan beban data dalam jumlah besar. Pengujian dilakukan menggunakan metode eksperimen kuantitatif dengan tiga skala dataset, yaitu 1.000, 10.000, dan 100.000 data, yang dibuat secara otomatis menggunakan Faker.js untuk memastikan variasi dan konsistensi data uji. Empat operasi dasar basis data ( INSERT, READ, UPDATE, dan DELETE )dilakukan pada kedua sistem untuk mengukur waktu eksekusi dan menilai efisiensi performa masing-masing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MongoDB secara konsisten memiliki waktu eksekusi lebih cepat dibandingkan MySQL, terutama pada operasi insert dan update, berkat arsitektur dokumen dan kemampuan batch processing yang mengurangi overhead pemrosesan. Sementara itu, MySQL mengalami peningkatan waktu eksekusi yang cukup signifikan seiring bertambahnya jumlah data, terutama karena validasi relasional dan aturan ACID yang harus dipenuhi. Temuan ini mengindikasikan bahwa MongoDB lebih sesuai untuk aplikasi berskala besar yang membutuhkan fleksibilitas data dan kecepatan pemrosesan tinggi, sedangkan MySQL tetap ideal untuk aplikasi yang menekankan konsistensi dan integritas data. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pemilihan basis data sesuai kebutuhan aplikasi.





