Fokus dan Ruang Lingkup

Fokus dan Ruang Lingkup

Sainstech Farma adalah jurnal ilmiah yang didedikasikan untuk mempublikasikan artikel penelitian asli, artikel tinjauan, dan karya ilmiah lainnya dalam bidang ilmu kefarmasian, teknologi farmasi, dan ilmu kesehatan terkait. Jurnal ini bertujuan menyediakan wadah bagi peneliti, akademisi, praktisi, dan mahasiswa untuk menyebarluaskan hasil penelitian dan inovasi ilmiah yang berkontribusi pada pengembangan ilmu kefarmasian dan penerapannya dalam bidang kesehatan.

Jurnal menerima naskah yang mencakup, tetapi tidak terbatas pada, bidang-bidang berikut:

  1. Farmasetika dan Teknologi Farmasi
    Formulasi dan pengembangan obat, sistem penghantaran obat, bentuk sediaan farmasi, biomaterial, nanoteknologi, bioteknologi farmasi, studi stabilitas, dan evaluasi sediaan farmasi.
  2. Farmakologi dan Toksikologi
    Farmakologi eksperimental, mekanisme kerja obat, studi praklinis, evaluasi toksikologi, keamanan obat, dan evaluasi farmakologi senyawa alami maupun sintetis.
  3. Farmakognosi, Fitokimia, dan Produk Bahan Alam
    Tanaman obat, obat herbal, etnofarmakologi, ekstraksi dan fraksinasi, karakterisasi fitokimia, senyawa bioaktif, standardisasi produk bahan alam, dan aktivitas biologis bahan alam.
  4. Kimia Farmasi dan Kimia Medisinal
    Penemuan dan pengembangan obat, sintesis dan karakterisasi senyawa farmasi, hubungan struktur–aktivitas, pemodelan molekuler, molecular docking, molecular dynamics, prediksi ADMET, dan pendekatan komputasi lainnya yang relevan dengan penelitian kefarmasian.
  5. Mikrobiologi Farmasi dan Bioteknologi
    Aktivitas antimikroba, resistensi antimikroba, mikrobiologi farmasi, probiotik, penelitian farmasi terkait mikrobioma, fermentasi, bioteknologi mikroba, dan penerapan bioteknologi dalam ilmu kefarmasian.
  6. Analisis Farmasi dan Pengendalian Mutu
    Pengembangan dan validasi metode analisis, pengendalian mutu sediaan farmasi, analisis kromatografi dan spektroskopi, bioanalisis, metode analisis penanda stabilitas, serta analisis obat, obat herbal, kosmetik, dan produk terkait.
  7. Farmasi Klinis dan Farmakoterapi
    Penggunaan obat yang rasional, manajemen terapi obat, permasalahan terkait obat, reaksi obat yang merugikan, interaksi obat, evaluasi farmakoterapi, kepatuhan terhadap pengobatan, dan pelayanan kefarmasian.
  8. Farmasi Komunitas, Farmasi Sosial, dan Kesehatan Masyarakat
    Praktik kefarmasian, promosi kesehatan, literasi obat, swamedikasi, farmakoepidemiologi, farmakoekonomi, kebijakan kefarmasian, penelitian kefarmasian berbasis komunitas, dan isu kesehatan masyarakat yang berkaitan dengan obat.
  9. Ilmu Kosmetik dan Kosmetologi Farmasi
    Formulasi, karakterisasi, keamanan, efikasi, stabilitas, dan pengembangan produk kosmetik serta kosmeseutikal, termasuk produk yang berasal dari sumber daya alam.
  10. Pangan Fungsional, Nutraceutical, dan Nutrisi Farmasi
    Pangan fungsional, nutraceutical, probiotik, prebiotik, produk fermentasi, komponen pangan bioaktif, serta potensi penerapannya dalam promosi kesehatan dan pencegahan penyakit, khususnya yang didukung oleh pendekatan farmasi, farmakologi, biokimia, atau mikrobiologi.
  11. Ilmu Kefarmasian yang Berkembang dan Interdisipliner
    Bioinformatika, farmasi komputasi, pendekatan omics, penelitian mikrobioma, biomaterial, kecerdasan buatan dalam ilmu kefarmasian, pengobatan presisi, dan penelitian interdisipliner yang memiliki relevansi yang jelas dengan ilmu kefarmasian atau teknologi farmasi.

Naskah harus menunjukkan relevansi ilmiah dengan ilmu kefarmasian dan/atau penerapannya dalam bidang kesehatan. Penelitian yang melibatkan bidang pangan, pertanian, material, mikrobiologi, atau bidang interdisipliner lainnya harus secara jelas menunjukkan keterkaitannya dengan ilmu kefarmasian, pengembangan obat, aplikasi yang berkaitan dengan kesehatan, atau teknologi farmasi.

Diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Januari dan Desember.