Evaluasi Tingkat Keandalan Overhead Catenary System Kereta Cepat Jakarta Bandung dengan Metode Regresi Berganda

Penulis

  • Fivit Marwita Program studi Teknik Elektro, Fakultas Sains Terapan dan Teknologi, Institut Sains dan Teknologi Nasional
  • Nizar Rosyidi AS Program studi Teknik Elektro, Fakultas Sains Terapan dan Teknologi, Institut Sains dan Teknologi Nasional
  • Muhammad Fatiyan Rizkilah Program studi Teknik Elektro, Fakultas Sains Terapan dan Teknologi, Institut Sains dan Teknologi Nasional
  • M Febriansyah Program studi Teknik Elektro, Fakultas Sains Terapan dan Teknologi, Institut Sains dan Teknologi Nasional

DOI:

https://doi.org/10.37277/s.v28i1.2714

Kata Kunci:

Overhead Catenary System, Keandalan Sistem, Pengukuran Statis, Parameter Geometris, Regresi Berganda

Abstrak

Overhead Catenary System (OCS) menyalurkan energi listrik ke rangkaian kereta pada Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Keandalan sistemnya menentukan keselamatan dan stabilitas perjalanan pada kecepatan tinggi: penyimpangan parameter geometris dan tegangan memicu gangguan interaksi pantograph, mempercepat keausan kawat kontak, dan berpotensi memutus daya. Evaluasi berkala dengan data teknis akurat memastikan sistem tetap sesuai standar desain. Pengukuran parameter statis memverifikasi kondisi aktual instalasi OCS, baik sebelum maupun selama masa operasi. Penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode pengukuran statis pada segmen lintas Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Peneliti mengumpulkan data memakai peralatan kalibrasi khusus tanpa beban dinamis, mengukur tinggi kawat kontak, stagger dan offset di mid span. Analisis memakai regresi berganda untuk menguji pengaruh tiga variabel bebas tinggi kawat kontak, stagger, dan mid span terhadap deviasi/keandalan OCS, baik secara simultan maupun parsial. Penelitian membandingkan hasilnya terhadap standar teknis internasional dan ketentuan operasional kereta cepat. Dengan tingkat keandalan ada 3 bagian yaitu untuk indeks Optimal/Aman bernilai  ≥ 70% , indeks Perhatian bernilai 50% - 70% dan indeks Tidak Aman/Kritis bernilai < 50%.

Diterbitkan

2026-07-19