Standardisasi Parameter Spesifik dan Nonspesifik Ekstrak Rimpang Kencur (Kaempferia Galanga L.) Aksesi Purbalingga Sebagai Obat Antibakteri

Penulis

  • Subar - Yanti Fakultas Farmasi, ISTN
  • Munawarohthus Sholikhah Fakultas Farmasi, ISTN
  • Saiful Bahri Fakultas Farmasi, ISTN
  • Dena Juniana Fakultas Farmasi, ISTN
  • Siti Musrifah Fakultas Farmasi, ISTN

DOI:

https://doi.org/10.37277/sfj.v17i2.2068

Kata Kunci:

antibakteri, Kaempferia galanga L., rimpang kencur, standardisasi

Abstrak

Kencur (Kaempferia galanga L.) adalah tanaman obat potensial dari famili Zingiberaceae yang banyak dibudidayakan karena merupakan tanaman multifungsi dan bagian tanaman kencur yang sering digunakan adalah rimpang. Penelitian ini bertujuan untuk menstandardisasi ekstrak etanol rimpang kencur yang diperoleh dari perkebunan di wilayah Purbalingga, Jawa Tengah dan aktivitas antibakterinya. Ekstrak distandardisasi dengan dua parameter yaitu parameter spesifik dan nonspesifik. Penentuan parameter spesifik meliputi identitas ekstrak, organoleptik, kadar senyawa yang larut dalam air dan yang larut dalam etanol, serta penapisan fitokimia meliputi uji alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin. Parameter nonspesifik meliputi susut pengeringan, kadar abu total, kadar abu tidak larut asam, dan kadar air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak rimpang kencur berwarna cokelat pekat, bau khas kencur, rasa agak pedas dan sepat, senyawa larut dalam air sebesar 16,6%, dan senyawa larut dalam etanol sebesar 5,4%. Senyawa fitokimia yang terkandung adalah alkaloid, saponin, tanin, dan flavonoid. Susut pengeringan 8,12%, kadar abu total 0,36%, kadar abu tidak larut asam 0,17%, dan kadar air 7,04%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa parameter spesifik dan nonspesifik, ekstrak kencur aksesi Purbalingga memenuhi standar kualitas bahan baku dan berpotensi sebagai antibakteri khususnya terhadap Staphylococcus epidermidis dan Propionibacterium acnes.

Referensi

Alegantina, S., Isnawati, A., & Widowati, L., (2012). Kualitas Ekstrak Etanol 70% Daun Kelor Moringa oleifera Lamk) dalam Ramuan Penambah ASI. Jakarta: Pusat Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan.
Anggraini, Wirda, Choirun, S., & Ramadhani, R. (2019). Aktivitas antibakteri ekstrak etanol 96% buah blewah (Curcumis melo L. var centalupensis) terhadap pertumbuhan bakteri Eschericia coli. Pharmaceutical Journal of Indonesia, 5(1), 61-66.
Annisa, R., Roebiakto, E., & Lutpiatina, L. (2016). Potensi ekstrak rimpang kencur (Kaempferia galanga L.) menghambat pertumbuhan Candida albicans. Medical Laboratory Technology Journal, 2(2), 70-76.
BPS. (2019). Statistik Tanaman Biofarmaka Indonesia. Jakarta: Subdirektorat Statistik Hortikultura.
Depkes RI. (1977). Materia Medika Indonesia. Jilid I. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.
Depkes RI. (2000). Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat. Cetakan Pertama. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.
Desrini, S. (2015). Resistensi antibiotik, akankah dapat dikendalikan?. JKKI: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia, 6(4), i-iii. https://doi.org/10.20885/JKKI.Vol6.Iss4.art1
Egra, S., Mardiana, M., Kurnia, A., Kartina, K., Murtilaksono, A., & Kuspradini, H. (2019). Uji potensi ekstrak daun tanaman ketepeng (Cassia alata L.) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Ralstonia solanacearum dan Streptococcus sobrinus. ULIN: Jurnal Hutan Tropis, 3(1), 25–31.
Emilan, T., Kurnia, A., Budi, U., Diyani, L.N., Maulana, A. (2011). Konsep Herbal Indonesia; Pemastian Mutu Produk Herbal. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Departemen Farmasi Program Studi Magister Ilmu Herbal. Depok: Universitas Indonesia.
Fajeriyati & Andika. (2017). Uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol rimpang kencur (Kaempferia galanga L.) pada bakteri Baciluss subtilis dan Escherichia coli. JCPS: Jurnal of Current Pharmaceutical Sciences, 1(1), 36-41.
Farnsworth, N.R. (1966). Biological and phytochemycal screening of plant. Journal of Pharmaceutical Sciences, 55(3), 225-276.
Gunawan & Gan, S. (2016). Farmakologi dan Terapi. Departemen Farmakologi dan Terapeutik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Jakarta: UI Press.
Haerazi, A., Jekti, D. S. D., & Andayani, Y. (2014). Uji aktivitas antibakteri ekstrak kencur (Kaempferia galanga L.) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Streptococcus viridans. Jurnal Ilmiah Biologi “Bios Cie Ntist”, 2(1), 1–11.
Hana, W., Gerung, P., & Antasionasti, I. (2021). Antibacterial activity test of belimbing botol leaf extract (Averrhoa bilimbi L.) against the growth of Propionibacterium acnes, an acne causing bacteria. Pharmacon, 10(4).
Humaida, R. (2014). Strategi to handle resistensi of antibiotics. Journal of Mayority, 3(7), 113-120.
Husnaeni, Wisdawati, & Surati, U. (2019). Pengaruh metode ekstraksi terhadap rendemen dan kadar fenolik ekstrak kayu beta-beta (Lunasia amara Blanco). Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy), 5(2), 166-174.
Indrani, Y. & Mulqie, H. (2015). Uji aktivitas antibakteri air perasan buah jeruk lemon (Citrus limon L.) dan madu hutan terhadap Propionibacterium acnes. Jurnal Unisba. ISSN 2460-6472
Isnawati, A., & Arifin, K.M. (2006). Karakterisasi daun kembang sungsang (Gloria superba L.) dari aspek fitokimia. Media Litbang Kesehatan, 16(4), 8-14.
Jawetz, Melnick & Adelberg. (2013). Mikrobiologi Kedokteran. Edisi 25. Jakarta: Salemba Medika.
Julianto, T.S. (2019). Fitokimia Tinjauan Metabolit Sekunder dan Skrining Fitokimia. Cetakan I. Yogyakarta: Universitas Islam Indonesia Press.
Kemenkes RI. (2008). Farmakope Herbal Indonesia. Edisi I. Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kemenkes RI. (2017). Farmakope Herbal Indonesia. Edisi II. Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kusuma, I.M (2016). Potensi antibakteri senyawa etil para metoksi sinamat terhadap bakteri jerawat. Sainstech Farma, 9 (1), 35-40.
Lasmana, G.C. (2014). Efek antibakteri ekstrak etanol kencur (Kaempferia galanga L.) terhadap pertumbuhan bakteri E. coli. [Karyatulis Ilmiah], Fakultas Ilmu Kesehatan dan Keolahragaan, Sulawesi Tenggara: Universitas Negeri Gorontalo.
Liling, V. V., Lengkey, Y. K., Sambou, C. N., & Palandi, R. R. (2020). Uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol kulit buah pepaya (Carica papaya L.) terhadap bakteri penyebab jerawat Propionibacterium acnes. Biofarmasetikal Tropis, 3(1), 112–121.
Muharrami, L.K., Munawaroh, F., & Ersam, T. (2017). Herb plant: inventory and phytochemical screening in Sampang, Madura. Jurnal Pena Sains, 4(2), 124-132.
Mustapha, Y., & Hafsat, S. (2007). Antibacterial activities of Anacardium occidentale L. leaf extract against some selected bacterial isolates. International Journal of Pure and Applied Sciences, 1(1), 40-43.
Noviyanti, E., Supriyasi, A., Arum, L.S., Akbar, R.R & Siswoyo, T.A. (2020). Effect of germination on free radical scavenging activities and angiotensin 1-converting enzyme inhibitory of melinjo (Gnetum gnemon L.) seed proteins. Journal of Microbiology, Biotechnology and Food Sciences, 9(4), 809-812.
Nurdyansyah, F., Widyastuti, D. A., & Mandasari, A. A. (2019). Karakteristik Simplisia dan Ekstrak Etanol Kulit Petai (Parkia speciosa) dengan Metode Maserasi. Prosiding Seminar Nasional Sains dan Enterpreneurship VI Tahun 2019, Semarang: 21 Agustus 2019, 1(1), 1-6.
Prasetyo, & Inoriah, E. (2013). Pengelolaan Budidaya Tanaman Obat-obatan (Bahan Simplisia). Cetakan ke-1. 155 hal. Bengkulu: Badan Penerbitan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu. ISBN 978-602-9071-10-8.
Preetha, T.S., Hemanthakumar, A.S., & Krishnan, P. N. (2016). A comprehensive review of Kaempferia galanga L. (Zingiberaceae): A high sought medicinal plant in Tropical Asia. Journal of Medicinal Plants Studies, 4(3), 270-276.
Puspitasari, Ana, Y., & Nuria, M. C. (2013). Aktivitas stimulasi ekstrak etanol bunga dan daun cengkeh (Syzygium aromaticum L.) beserta identifikasi golongan senyawa aktifnya. Jurnal Ilmiah Fakultas Farmasi Universitas Unwahas Semarang, 10(1), 13-22.
Rafika, L., Masda, A., Rastina, Maryulia, D., & Nurliana. (2020). The isolation of Staphylococcus epidermidis bacteria in White Snapper Salted Fish (Lates calcalifer) from Sibolga City, North Sumatera Province. The Indonesian Journal of Public Health, 7(1), 44-50.
Raina, A.P., & Abraham , Z. (2015). Chemical profiling of essential oil of Kaempferia galanga L. germplasm from India. Journal of Essential Oil Research, (1), 29-34.
Rasyadi, Y., Yenti, R., & Jasril, A. P. (2019). Formulasi dan uji stabilitas fisik sabun mandi cair ekstrak etanol buah kapulaga (Amomum compactum Sol ex Maton). Pharmaceutical Journal of Indonesia, 16(2),188–198.
Saifuddin, A., Rahayu, V., & Terona, H., Y. (2011). Standardisasi Bahan Obat Alam. Cet 1. Ed 1. 104 hlm. Yogyakarta: Graha Ilmu. ISBN 978-979-750-698-2.
Samputri, Revina, D., Angeline, N., & Ratna, W. (2020). Uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol biji kamandrah (Croton tiglium L.) terhadap pertumbuhan Salmonella typhi. Herb-Medicine Journal, 3(3), 19-33.
Sari, K., Indrawati, T., & Haryanto, D.C. (2022). Profil mutu ekstrak dan formulasi sediaan salep ekstrak kencur (Kaempferia galanga L.). Binawan Student Journal (BSJ), 4(1), 1-3.
Subaryanti. (2021). Karakter Fisiologi, Kualitas, dan Metabolit Sekunder Rimpang Kencur (Kaempferia Galanga L.) pada Agroekologi Berbeda untuk Mendapatkan Aksesi Unggul. [Disertasi]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Sugiarti & Shofa, M.J. (2021). Aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun mengkudu (Morinda citrifolia L.) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis dan Propionicabterium acnes. Cendekia Jurnal of Pharmacy, 5(2), 185-195.
Supriningrum, R., Fatimah, N., & Purwanti, Y. E. (2019). Karakterisasi spesifik dan nonspesifik ekstrak etanol daun putat (Planchonia valida). Al Ulum Jurnal Sains dan Teknologi, 5(1), 6-12.
Toy, T., S., S, Lampus, B., S, & Hutagalung, S., P. (2015). Uji daya hambat ekstrak rumput laut Gracilaria sp. terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Jurnal e-GiGi (eG), 3(1), 153-159.
WHO. (2010). Tradisional Herbal Remedies for Primary Health Care. [Online] Available at: http://www.who.int/iris/handle/10665/206024 [Diakses 2 Februari 2023].

Diterbitkan

2024-09-13

Artikel Serupa

1 2 3 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.