Tinjauan Literatur Bahaya Ergonomi di Restoran, Café, dan Kantin dari Perspektif Pengunjung sebagai Konsumen
DOI:
https://doi.org/10.37277/stch.v36i3.2541Abstract
Usaha jasa makan minum di Indonesia saat ini turut berkembang seiring dengan perkembangan dunia kepariwisataan. Usaha jasa makan minum seperti restoran, café, dan kantin juga akhirnya bergairah untuk menangkap pengunjung, yang dibuktikan dengan adanya fenomena bukan hanya menjual produk makan dan minum, tetapi juga suasana sebagai bagian dari pengalaman. Terkadang untuk menciptakan suasana yang menarik, prinsip-prinsip ergonomi diabaikan sehingga berisiko bagi penggunanya. Terdapat kesenjangan literatur terkait bahaya ergonomi pada industri ini, khususnya dari sudut pandang pengunjung sebagai konsumen. Artikel ini bertujuan untuk menjebatani celah tersebut melalui tinjauan literatur bahaya ergonomi di industri restoran, café, dan kantin dari perspektif pengunjung sebagai konsumen. Artikel-artikel relevan yang terbit dalam rentang lima tahun terakhir dipilih menggunakan Google Scholar, kemudian dideskripsikan. Hasil menunjukkan bahwa belum banyak kajian yang dilakukan terkait evaluasi bahaya ergonomi dari perspektif pengunjung di industri ini. Umumnya, penelitian menggunakan prinsip ergonomi untuk merencanakan dan merancang restoran dan café tetapi belum ada yang melakukan evaluasi terhadap kesesuaiannya dengan standar. Berbeda dengan restoran dan café, industri kantin literaturnya lebih jarang ditemukan. Artikel ini juga memberikan rekomendasi berupa topik-topik yang berpotensi untuk menjadi arahan penelitian ke depan terkait bahaya ergonomi pada restoran, café, dan kantin.
Kata kunci: kepariwisataan, perencanaan, perancangan, prinsip ergonomi, usaha jasa makan minum





