Analisis Total Productive Maintenance (TPM) pada Mesin Ripple Mill di Stasiun Kernel

Authors

  • Sri Nensi Teknik Industri, Universitas UniversalKel. Sadai, Kec. Bengkong, Kota Batam, Kepulauan Riau 29432
  • Andry Setiawan

Abstract

Abstrak

 

PT.XYZ merupakan perusahaan industri kelapa sawit yang menggunakan tujuh mesin utama pada proses produksi Palm Kernel Oil (PKO), di mana mesin ripple mill tercatat mengalami waktu henti (downtime) dan kerusakan tertinggi yang menghentikan proses produksi kontinu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas mesin ripple mill menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE), mengidentifikasi faktor dominan Six Big Losses, serta merumuskan usulan perbaikan berdasarkan kerangka kerja Total Productive Maintenance (TPM). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan data historis tahun 2025, kemudian dianalisis menggunakan perhitungan OEE, Six Big Losses, diagram Pareto, serta diagram Fishbone. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai OEE mesin ripple mill sebesar 54% dengan faktor kerugian paling dominan adalah Set-up and Adjustment Losses sebesar 24%. Usulan perbaikan yang direkomendasikan mencakup penerapan 8 pilar TPM, yang meliputi penyusunan SOP pengaturan dan pembersihan mesin, lembar kerja operator, preventive maintenance, pelatihan operator, peningkatan pengawasan K3, serta evaluasi berkala guna meningkatkan efektivitas mesin.

Kata kunci: Industri kelapa sawit, OEE, Ripple Mill, Six Big Losses, Total Productive Maintenance.

 

Published

2026-09-30